Rabu, 15 Agustus 2018

Sebuah Balasan

Dulu, ketika rasa itu perlahan datang, aku pun merasakan kebimbangan yang sama. Bukan utk menyangkal, hanya sekadar meyakinkan diri.

Kita ini hanya manusia.
Ibarat kertas kosong, Tuhan berhak menuliskan apapun di atasnya...dan tugas kita hanyalah menjalani kehendak-Nya.

Untuk setiap perhatian yg kuberikan padamu, semua ku lakukan dengan iklas. Aku tak berani berharap, berharap utk menuntut balas darimu, seperti halnya aku tak mampu berjanji padamu.

Dengan ataupun tanpa jarak yang sengaja kita ciptakan.
Ketahuilah, rasa ini sudah tertanam begitu dalam. Api yang telah (kembali) menyala tak akan semudah itu padam.
Sekali lagi sebagai manusia, tugasku hanyalah menjalaninya, merasakan setiap nikmat dan sakitnya.
(Kalau pun ini adalah hukuman Tuhan buatku, dengan rela aku akan menerimanya.)

"Aku sayang kamu dek."
.
.
.
Itu saja.

Dari seseorang 💤

Minggu, 12 Agustus 2018

Tentang Perasaan



Dulu aku pikir sesederhana itu mengerti tentang perasaan.
Hanya sekedar menerima atau menolaknya.
Tapi ternyata rumit.

Rasanya tidak adil...
Jika aku bisa menikmati setiap perhatianmu
Tapi aku tak cukup nyali untuk membalasnya

Kamu benar tentang perasaan ini
adalah sesuatu yang manusiawi.
Karena perasaan tidak bisa dibohongi.

Tugas kita adalah menerimanya.
Tak perlu menyangkalnya.
Karena semakin kamu menyangkalnya
maka perasaan itu akan semakin menggebu dan mematikan nalarmu.

Kita hanya perlu berpikir dan bertindak dengan akal sehat.
Lalu mencoba berdamai dengan diri sendiri.

Mungkin saat ini...
Kita harus mulai belajar untuk menciptakan jarak
Agar rasa ini tidak semakin mendalam

Kau tau...
Lautan memang selalu beriringan dengan pantai
Tapi terkadang... tak selamanya lautan memiliki pantai

Bahkan kapal yang mengarunginya pun
Terkadang hanya butuh dermaga untuk sekedar bersandar

Pekalongan, 13 Agustus 2018

Selasa, 13 Agustus 2013

-Biduk Kecil Ini-



Biduk yang kita kayuh ini adalah perjuangan selanjutnya untuk menggapai surga-NYA
Kau pasti menyadari perjalanan ini bukan melulu tentang cinta juga bukan melulu tentang keindahan.
Tapi semoga saja kita masih memiliki secangkir kebahagiaan yang bisa kita reguk untuk menghapus dahaga di perjalanan ini.
Janganlah mengharap sosok sesempurna Muhammad yang kan menjadi nahkodamu nanti
Karena kita juga bukanlah Khadijah ataupun Aisyah yang mampu mendampingi seorang nabi
Riak-riak kecil niscaya akan menghampiri.
Tak jarang jua gelombang besarpun akan menerjang
Maka bepegang teguhlah pada tali janji yang tlah kau ikatkan dalam hati
Kayuhlah bidukmu dengan kekuatan Iman dan Islam.
Karena hanya dengan kekuatan-NYA lah yang mampu membawa bidukmu sampai pada dermaga yang kau damba.


Pekalongan, 14 Agustus 2013

Rabu, 10 Juli 2013

Resep Sop Ayam Bening Ala Pak Min Klaten



Bahan :

  • 500 gr Ayam kampung, potong menjadi beberapa bagian, lumuri dengan garam diamkan selama 10 menit, kemudian cuci bersih
  • 2 buah wortel potong-potong bulat rebus
  • 2 batang seledri (dirajang halus)
  • Bawang goreng
  • Air untuk merebus

Bumbu Kaldu

2 batang daun bawang tali simpul
2 batang seledri tali simpul
2 sdt merica bubuk
1 sdt pala bubuk
1 ruas laos digeprek
1 ruas jahe digeprek
5 cm batang kayu manis
3 lbr daun salam
1 batang sereh digeprek
Garam, gula, kaldu bubuk instan



Bumbu halus:

3 butir kemiri
3 siung bawang putih
1 sdm minyak goreng untuk menumis


Cara Membuat Sop Ayam:


  • Proses pertama- Rebus air dalam panci kira-kira hingga ayam terendam seluruhnya tunggu hingga mendidih, kemudian masukkan ayam ke dalam air rebusan, rebus kurang lebih selama 30-45 menit dengan api sedang. Proses ini untuk menghilangkan lemak pada ayam karena kita menginginkan kuah yang bening dan tidak berminyak.
  • Proses kedua- Ganti air dengan yang baru panaskan hingga mendidih kemudian masukkan ayam ke dalam air rebusan, masak dengan api sedang, tunggu hingga menjadi kaldu kemudian masukkan bumbu seledri, daun bawang, pala, kayu manis, jahe, laos, salam, sereh, merica bubuk, garam, gula dan kaldu bubuk instan. Terakhir baru masukkan wortel.
  • Tumis bumbu halus kemudian masukkan kedalam rebusan sop ayam
  • Cara penyajian - Pecok-pecok (potong) daging ayam hingga menjadi bagian yang lebih kecil tata di dalam mangkuk taburi dengan dau seledri dan bawang goreng, kemudian siram dengan kuah kaldu panas.


Sajikan dengan nasi dan pelengkap perkedel, tempe goreng, kerupuk dan sambal.




Minggu, 07 Juli 2013

Are You Ready...???

Tiap tahun ramadhan pasti selalu aku sambut dengan suka cita, tahun ini alhamdulillah merupakan ramadhanku yang ketiga bersama suamiku tercinta berbagai persiapan untuk menyambut datangnya bulan ramadhan mulai kulakukan...dari bulan sya'ban sudah mulai pemanasan dengan sering2 puasa. Kami juga menyusun beberapa target ibadah yang ingin kami capai selama ramadhan nanti.


Ramadhan kali semoga semakin menambah iman n islam kami.

Tiap ramadhan pasti q selalu menyediakan menu-menu istimewa pilihan suami. Biasanya dia selalu request menu2 yang dia kepengen. Syukurlah jadinya q kan ga perlu pusing2 nyari menu-menu masakan xixixi...

Ramadhan kali ini merupakan tahun kedua kami menempati rumah kami. Tahun kemarin di perumahan Madani ini belum ada mushola karena perumahan ini masih baru berdiri. Tapi tahun ini dipojok utara kompleks sudah berdiri mushola Al Madani itupun setelah kami beramai-ramai protes ke pengembang karena sebelumnya pengembang sudah menjanjikan fasilitas tersebut. Ya...meskipun musholanya kecil mungil tapi alhamdulillah setidaknya tahun ini kami ga perlu jauh-jauh untuk sholat tarawih. Mudah-mudahan mampu menampung semua yang ingin sholat di mushola Al Madani ini.
Semoga Allah SWT memperpanjang usia q hingga sampai di bulan ramadhan nanti. Ramadhan yang selalu kurindukan kedatangannya.
اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبٍ وَشَعْبَانٍ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ
“Ya Allah berkahilah hidup kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikanlah usia kami hingga bulan ramadhan”.

Rabu, 03 Juli 2013

Arisan....

          Kami merupakan kumpulan ibu-ibu penghuni kompleks perumahan Villa Madani Kota Pekalongan. Kami biasa berkumpul sebulan sekali selain untuk menjalin silaturahim dan musyawarah antar warga juga seperti halnya ibu-ibu yang lain jika berkumpul maka selalu mengadakan arisan. Selain kegiatan rutin tersebut juga kami melakukan kegiatan sosial seperti misalnya menengok tetangga yang sakit dan menengok anggota yang melahirkan. Karena jumlah rumah di perumahan hanya sekitar 40 unit dan berbentuk cluster sehingga cukup mudah bagi kami untuk saling berinteraksi ditambah dengan teknologi yang semakin canggih yaitu dengan adanya smartphone blackberry kami juga mempunyai grup bbm sehingga mempermudah bagi kami untuk saling berkomunikasi. Dengan adanya guyub warga di perumahan kami cuku bermanfaat bagi kami untuk saling berbagi info, pengalaman, resep masakan, maupun tips-tips.

Saat arisan di RM Kulu Asri Kajen Pekalongan
Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat mempererat tali silaturahmi diantara kami. 

Jumat, 02 Maret 2012

CRIPSA VS PROLAKTIN

Tanggal 27 Februari 2012 hari senin malem sekitar jam 7 malem dari rumah aq datang lg k dr Lafran SPOG di daerah Batang sekalian ngasih hasil tes di laboratorium kemarin. Sesuai dengan analisa ku sendiri n hasil lab emang menunjukkan hormon prolaktin di dalam tubuhku tinggi. Tapi menurut dokter angka 45 itu masih bisa disembuhkan cz malah ada kasus yang hormon prolaktinnya mencapai angka 100 jadi alhamdulillah masih da harapan untuk disembuhkan. Oleh dokter aku dikasih obat yang bernama Cripsa untuk menurunkan kadar hormon prolaktin di dalam tubuhku. Selain Cripsa aq jg dikasih vitamin Procalma dan Norelut lagi.
Malem itu jg sepulang dari dokter aq lngsung disuruh minum obatnya.
Paginya....jreng...jreng...jreng....bangun tidur sekitar jam 4 pagi aq berasa pusing yg teramat sangat. Tp q berusaha utk bangun dari tempat tidur cz aq dah ga tahan kebelet pipis banget. Pas dikamar mandi pusingku bertambah parah seluruh pandanganku terasa berputar kenceng banget kaya abis turun dari komidi putar. Aq sempoyongan ga bisa berdiri. Perutku mual banget. Tanganku megangin pinggir bak mandi berusaha agar ga jatuh tp tnyta tetep aja akhirnya ambruk.
Aq teriak manggil2 suamiku tp trnyta ga dnger2. Suamiku msh tertidur pulas. Akhirnya aq berusaha keluar dari kamar mandi. Dan....
braaaakkk suara pintu kbuka aq langsung ambruk...suamiku baru bangun. Udah deh teparrrrr.
Terpaksa hari itu aq ga berangkat ke kantor, istirahat sehari.

Setelah nanya sana sini, browsing sana sini ternyata efek samping dari obat Cripsa mang gt bikin pusing, mual konstipasi, dan hidung tersumbat.
Agak khawatir jg klo diterusin minum obatnya ntr gmn ya. Suamiku nyuruh pergi ke dokter lg tp nanti nunggu bsk aj, klo besok trnyta masih gt terpaksa deh konsultasi lg ma dr Lafran.